Selasa, 03 November 2020

Jual Ginjal Demi Iphone, Remaja Ini Divonis Tak Bisa Aktivitas Seumur Hidup

 
Demi membeli barang yang diinginkan, kadang manusia merelakan apa yang dimilikinya bahkan hingga rela kehilangan organnya.


Seperti yang dilakukan Wang Shangkun, seorang remaja yang sempat viral pada 2011 lalu karena menjual ginjalnya demi membeli iPad 2 dan iPhone 4.


Wang menjual ginjalnya melalui pasar gelap seharga 220.000 yuan atau sekitar Rp 478 juta. Remaja yang berasal dari Anhui itu mengatakan kepada China Network Television yang disadur Batamnews, ia sangat ingin membeli iPhone 2 namun tak memiliki cukup uang.


Wang lantas didekati oleh salah seorang bandar jual beli organ di internet. Setelah sempat berkenalan beberapa hari, Wang kemudian menjalani operasi di provinsi Hunan tengah untuk mengangkat ginjal kanannya dan dikirim ke penerima yang tidak diketahui identitasnya.


Remaja tersebut lantas pulang sambil membawa sebuah gadget baru yang mahal. Melihat hal itu, ibunya lantas curiga dan menghujani Wang dengan pertanyaan hingga ia mengaku.


Sembilan tahun berlalu, Wang saat ini diperkirakan hanya bisa terbaring di tempat tidur seumur hidup karena menderita defisiensi ginjal dan dipasang ke mesin dialisis.


Beberapa bulan setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal, Wang mengalami infeksi ginjal karena perawatan pasca operasi yang tidak sesuai dengan aturan kesehatan.


Wang juga membutuhkan dialisis setiap hari untuk membersihkan racun darahnya dan kemungkinan besar akan membutuhkan transplantasi ginjal.


Baru-baru ini, lima orang didakwa atas kejahatan tersebut termasuk ahli bedah dan broker yang dilaporkan bangkrut karena kecanduan judi.


Mereka terbiasa mencari orang -orang yang putus asa secara online dan menawarkan untuk menjual ginjal mereka. Bahkan, komplotan ini juga biasa menyewa ruang operasi ilegal.


Ginjal Wang diduga dijual kembali dengan harga yang lebih mahal dan membagi masing-masing dari mereka sebesar 35 ribu dollar Amerika, jumlah yang sama dengan yang diberikan pada Wang.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar