Minggu, 18 Oktober 2020

SMS dari BRI untuk Penerima Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta, Pendaftaran Banpres Produktif Masih Dibuka

 

Jika dapat SMS notifikasi dari BRI terkait BLT UMKM atau disebut juga Banpres Produktif Usaha Mikro ( BPUM) segera datang langsung ke BRI. 


Seperti apakah contoh SMS pemberitahuan telah menerima bantuan UMKM? Rp 2,4 juta?

BLT UMKM atau Bantuan Langsung Tunai UMKM sebesar Rp 2,4 juta diberikan pemerintah kepada para pelaku usaha mikro yang terdampak Virus Corona.


BLT UMKM dengan nama Bantuan Produktif Usaha Mikro ( BPUM) itu diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 17 Agustus 2020.


Namun, masih ada yang belum mengetahui apa yang harus dilakukan ketika mendapatkan pemberitahuan mengenai bantuan tersebut.


Pertanyaan soal ini pun disampaikan melalui media sosial.


“Lur ini apa dana UMKM itu ya ? Mohon pencerahannya dong kalau cara pencairannya gimana ya kalau ke Bank ?? Dicek di atm saldo gk masuk atm,,

makasih sebelum e,” tulis akun Phiphidtz Chie Juttex dalam Grup Sukoharjo Makmur.



Ia juga melampirkan tangkapan layar pesan dari "BANK- BRI” yang memberitahukan mengenai adanya transfer Rp. 2.400.000.


Apa yang harus dilakukan saat mendapatkan pemberitahuan soal bantuan UMKM ini?


Corporate Secretary Bank Rakyat Indonesia (BRI), Aestika Oryza Gunarto, menjelaskan, pesan yang diterima itu adalah notifikasi Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).


Jika menerima pesan seperti itu, maka penerima bisa mendatangi Kantor BRI terdekat.

Penerima bantuan bisa mendatangi kantor BRI terdekat dan wajib melengkapi dokumen-dokumen pelengkap sebagai dasar untuk pencairan,” kata Aestika, saat dihubungi Kompas.com Sabtu (26/9/2020).


Untuk menghindari adanya SMS penipuan yang mengatasnamakan BRI, ia menekankan, proses pencairan bantuan tersebut gratis.


Tak ada pungutan biaya apa pun. Selain itu, mereka yang mendapatkan notifikasi hanya datang ke Bank BRI dan bukan ke tempat lain.


Adapun dokumen yang dipersyaratkan untuk pencairan, berikut yang harus dibawa:


* Buku tabungan


* Kartu ATM dan identitas diri

Penerima BPUM juga harus melengkapi dokumen terdiri dari: Surat Pernyataan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan atau Kuasa Penerima dana BPUM.


Seperti diberitakan sebelumnya, tujuan pemberitan bantuan ini untuk membantu pelaku usaha kecil dari dampak negatif pandemi Virus Corona.


Total, ada sebanyak 12 juta UMKM yang akan menerima bantuan tersebut.


BanPpres Produktif diberikan kepada para pelaku UMKM yang terdaftar pada dinas koperasi dan memenuhi sejumlah kriteria.


Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh UMKM agar mendapat bantuan modal.


Berikut syaratnya:

* Pelaku usaha merupakan warga negara Indonesia (WNI)

* Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (KTP)

* Mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampirannya

* Bukan ASN, TNI/Polri, atau pegawai BUMN/BUMD.

* Pengusulan dilakukan lembaga pengusul yang diberi wewenang.


Kemudian, data diverifikasi dan divalidasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Keuangan dan OJK.


Bantuan itu nantinya akan disalurkan ke penerima melalui nomor rekening yang bersangkutan secara langsung dan tidak bertahap.


Jika penerima bantuan belum memiliki nomor rekening, maka akan dibuatkan pada saat pencairan oleh bank penyalur (BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri).


Bantuan itu bukan pinjaman atau kredit, melainkan hibah.


Sehingga penerima tidak akan dikenai biaya apa pun dalam proses penyalurannya.


Seperti diberitakan Kompas.com, 30 September 2020, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, hingga 21 September penyerapan BLT UMKM baru mencapai 64,5 persen.


Sementara itu, Kontan memberitakan, Kamis (15/10/2020), penyaluran BLT UMKM tahap satu mencapai hampir 100%, yaitu sekitar 9 juta penerima.


Kuotanya ditambah menjadi 3 juta penerima lagi, sehingga totalnya nanti akan menjadi 12 juta penerima manfaat.

Program ini dimulai sejak 24 Agustus 2020.


BPUM diberikan untuk pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi covid-19.

(*) 

Share:

0 komentar:

Posting Komentar